Senin, 10 Mei 2010

Rokok Haram Bagi Biker's, why ??????



Ada banyak alasan kenapa merokok sambil nyemplak dilarang alias diharamkan. Anggono Iriawan, Manager Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) mengatakan merokok bisa membahayakan keselamatan. Tidak saja pengendara itu sendiri, namun juga orang lain.

Tuh kan! Membahayakan keselamatan atau jiwa. Secara kesehatan juga sudah banyak penelitian yang mengatakan dampak merokok terhadap tubuh. Dalam agama sesuatu yang membahayakan diri atau orang lain itu kan haram.

Ada beberapa hal kemungkinan yang terjadi ketika seseorang merokok sambil berkendara.

Pertama, konsentrasi. Pengendara yang asyik merokok kemungkinan akan fokus menikmati hembusan asap rokok melalui mulutnya. “Pecahnya konsentrasi antara memperhatikan jalan dan menikmati rokok tentu bisa berakibat fatal”.
Kedua, sudah dipastikan jika menghisap rokok saat bawa motor, visor helm akan terbuka. “Hembusan angin dan debu pasti akan langsung mengenai wajah. Tidak jarang partikel ini akan mengenai mata. Tentu bisa jadi lebih berbahaya”.

Apalagi jika brother menggunakan helm fullface. “Kemungkinan helm bakal dilepas atau diangkat di atas kepala supaya bisa merokok”.

Ketiga, Dengan merokok salah satu tangan entah kiri atau kanan pasti akan mengapit batang rokok. Pegangan tangan ke setang dipastikan tidak bakal sempurna. “Posisi jari pasti tidak memegang ujung setang. Apalagi kalau si biker meggunakan kopling manual. Pasti akan lebih repot lagi. Sehingga kalau ada manuver mendadak bisa tidak antisipatif”.
 Instruktur Safety Riding dari Main-Daler Honda Aceh menambahkan untuk motor sport yang tangki bahan bakarnya terdapat di backbone waspada jika merokok. “Namanya merokok kan ada percikan api yang terbang saat di hisap atau kena angin. Gimana kalau percikan itu jatuhnya di tangki yang kebetulan ada uap bensin. Walau belum pernah kejadian namun waspada jauh lebih baik,” kata pemenang lomba safety riding Honda se Asia Pasifik di Jepang beberapa tahun lalu.

Untuk itu, kita menyarankan agar biker peduli terhadap keselamatan diri maupun orang lain. “Kalau mau merokok itu pilihan. Namun, jika naik motor, sebaiknya jangan dilakukan. Lebih baik, berhenti sebentar dan dilakukan sambil istirahat.”

(sumber : www.motorplusonline.com)


Jumat, 07 Mei 2010

Antibiotik, bahaya gak ya ??????



Jika penyakitnya ringan tapi diobati dengan antibiotik dosis tinggi, tentunya kuman, virus, atau bakteri yang menginfeksi, resisten terhadap obat tersebut. "Akibatnya, pasien bisa meninggal dunia karena penyakitnya tidak bisa disembuhkan dengan obat apa pun".

Saat ini, sekitar 10 persen penduduk Indonesia,  resisten terhadap antibiotik tertentu. Padahal 10 tahun lalu, jumlahnya kurang dari satu persen dari penduduk yang ada. Resistensi bergantung pada masing-masing orang. Maksudnya, jika seseorang terus mengkonsumsi antibiotik tanpa memperhatikan kadar suatu penyakit, maka semakin lama pasien semakin resisten terhadap obat tertentu.

desakan kepada pemerintah untuk menambahkan regulasi tentang pembelian antibiotik yang harus disertai dengan resep dokter. "Sebenarnya peraturan itu sudah ada. Namun, faktanya banyak dilanggar. "Bahkan antibiotik sekarang dijual bebas, termasuk di toko obat biasa".

Bahayanya lagi, saat ini banyak peternak dan petani tambak menggunakan antibiotik untuk mempercepat pertumbuhan ternaknya. Menurutnya, hal itu sangat membahayakan karena manusia yang mengonsumsi daging hewan atau ikan yang diberi pakan bercampur antibiotik akan resisten.

"Antibiotik tidak bisa diuraikan, bahkan setelah menjadi residu. Karena itu, limbah yang mengandung antibiotik sangatlah berbahaya". diminta juga pada Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan memperketat pengawasan penggunaan antibiotik sebagai salah satu upaya pencegahan resistensi antibiotik.(liputan 6.com dg perubahan seperlunya)